
Ku duduk di ujung jalan kulihat seorang penyapu jalan dia wanita bahkan ada dua dengan seragamnya.
kuperhatikan sambil berpikir, dan membayangkan apa jadinya jika jalan ini tidak disapu.
berbagai mungkin berputar-putar di otakku mungkin akan kotor sekali mungkin akan terpenuhi dengan debu mungkin bau busuk akan menyengat
otakku berputar-putar berapa ya gajinya cukup enggak ya hasilnya untuk menyuplai kebutuhan keluarganya?
Di suatu saat lain ketika ku jalan di gang tempat aku menunggu angkot kulihat tukang sampah sedang menarik gerobagnya penuh dengan sampah tentunya di samping beberapa ranting pohon yang kelihatan menyembul antara sampah.
otakku berkecamuk berapa ya gajinya sebanding dengan tenaganyakah bisakah itu mengisi kebutuhannya bersama keluarganya.
kubayangkan di rtku rt sebuah komplek komplek yang pasti jauh dibandingkan dengan keadaan rumah penyapu jalan dan tukang sampah tadi yang bahkan beberapa diantaranya adalah pejabat yang pasti pendapatannya tidak sedikit
Sebuah rt yang cukup kalau bisa kukatakan tetapiiiiii.... ketika bicara tentang iuran sampah yang naik sekitar duaribu rupiah maka banyak yang langsung komentar tidak setuju dengan alasan, harga bensin naik harga-harga naik kebutuhan meningkat dan lain-lain tentunya
Aku kembali teringat si tukang sampah dan penyapu jalan tadi apakah mereka juga tidak terkena imbas dari kenaikan yang disebutkan tadi apak tidak terimbas?
Ya Allah, sadarkanlah aku yang kadang tidak bisa mengeluarkan uang duaribu rupiah untuk hal baik dalam sebulan tetapi dengan mudah mengeluarkan limapuluh ribu hanya untuk nraktir teman yang sudah berkecukupan sehari
Ya Allah sadarkanlah aku yang kadang tidak mau menyumbang dengan uang sepuluh ribu sebulan tetapi sering mengeluarkan uang ratusan ribu hanya untuk menambah asesoris mobilku, bahkan yang sering aku copot kembali.
Ya Allah sadarkanlah aku yang kadang sering menolak bersedekah untuk pembangunan mesjid ataupun jalan yang rusak walau seribu tetapi dengan mudahnya aku dengan mudah mengeluarkan sejuta untuk menambah koleksiku, bahkan itu tidak pernah aku pakai.
Ya Allah maafkanlah aku, sadarkanlah aku dan bimbinglah aku.
Selamat beribadah.... |